Cara Membuat Pestisida Organik Dengan Praktis

Komunitas Internet Marketing Terbesar di Indonesia, Nyesel Kalau Ngga gabung, gabung yuk Free Membernya (Gratis) sb1m 300x 250 baru
Pestisida Organik tiada lain adalah pestisida nabati yaitu adalah pestisida yang terbuat dari bahan-bahan organik, dan bahan-bahan itu biasanya mudah didapat disekitar kita, dilingkungan kita bisa berupa dedauanan, buah-buahan, bahan-bahan yang ada di dapur dan lain sebagainya yang tidak mengandung bahan kimia aktif dan berbahaya. saat ini, banyak dikembangkan pestisida nabati ini dikarenakan orientasi pertanian berkelanjutan yang bertujuan mengembalikan fungsi tanah dan memperbaiki struktur tanah yang sudah rusak oleh efek pestisida berbahan kimia aktif.

membuat pestisida organik praktis

Cara Membuat Pestisida Organik


Berikut ini beberapa cara membuat pestisida Organik, setelah anda mungkin telah membaca artikel terkait, Cara Membuat Pestisida Nabati.

1. Pacar Cina

Pacar Cina diyakini mengandung bahan-bahan "minyak Atsiri, alkaloid, saponin, flavinoin, bahan-bahan ini diantaranya adalah bisa mengendalikan hama ulat dan hewan melata lainnya, sehingga pacar cina bisa dibuat menjadi bahan pestisida kemudian bisa disemprotkan untuk mengendalikan hama ulat, terutama tanaman yang sensitif oleh ulat.

Cara Membuatnya:

  • Siapkan 50-100 gra, ranting ataupun bisa menggunakan batang pacar cina
  • Kemudian haluskan bahan tersebut dan masukan kedalam 1 liter air, bubuhi dengan deterjen dan rebus selam 45-75 menit dan aduk hingga merata.
  • Aduk-aduk hingga menjadi bahan larutan, selanjutnya saring dengan menggunkan kain halus 
  • Maka telah siaplah bahan-bahan ini untuk menjadi bahan yang akan disemprotkan ke tanaman.


2. Daun Tembakau

Pernahkah anda terkena lintah, tembakaulah cara melepaskan hisapan lintah, ternyata daun tembakau, merupakan bahan yang mengandung nikotin ini bisa digunakan untuk menghambat perkembangan dan mengendalikan hama penghisap, ulat dan hama melata lainnya, dan bahkan bisa mengendalikan serangga. 

Cara Membuat:

  • Siapkan 4 lembar daun tembakau atau sekitar 250 gram, 
  • Kemudian haluskan dengan mencacahnya, setelah itu rendam dalam 8 liter air selama semalam penuh
  • selanjutnya bubuhi 2 senduk detergen, aduk-aduk secara merata dan saring dengan menggunakan kain halus.
  • Bahan telah siap menjadi bahan pestisida organik.


3. Daun Sirih Hutan

Karena daun sirih diyakini mengandung bahan Fenol dan Kavokol yang efektif untuk mengendalikan hama penghisap, maka daun sirih hutan biasa digunakan oleh petani-petani sebagai bahan membuat pestisida pengusir hama penghisap.

Cara Membuatnya :

  • Siapkan 1 kg daun sirih hutan 
  • 3 siung bawang merah, dan
  • 5 batang serai
  • Tumbuk bahan-bahan diatas hingga halus
  • kemudian masukan air 8-10 liter air, dan bubuhi dengan 50 gram detergen kemudian aduk-aduk dengan rata
  • saring dengan kain halus dan air yang dihasilkan telah menjadi pestisida organik.
  • Siapkan bahan tersebut untuk menyemprot tanaman.


4. Umbi Gadung

Umbi gadung merupakan tanaman yang diosgenin, steroid saponin, alkoho dan fenol, kandungan bahan-bahan ini diyakini bisa mengusir dan mengendalikan hama ulat dan hama penghisap pada tanaman.

Cara Membuat:
  • Siapkan 500 gram umbi gadung
  • kemudian tumbuk dengan halus kemudian peras dengan menggunakan kain halus hingga keluar sarinya.
  • kemudian masukan kedalam air 10 liter air
  • Siap digunakan menjadi pestisida organik.


5. Daun Mimba

Sudah tidak diragukan lagi mimba menjadi bahan pestisida organik, selain daun, biji mimba juga bisa menjadi bahan pestisida, keduanya dikarenakan mengandung Azadirachtin, salanin, nimbinen dan meliantriol, bahan-bahan ini efektif untuk mengendalikan ulat, hama penghisap, jamur, bakteri, nematoda.

Cara Membuat:

a. Biji Mimba
  • Siapkan bahan 200-300 gram biji mimna, kemudian tumbuk hingga halus
  • Selanjutnya rendam dalam air 10 liter air dan diamkan selama semaleman.
  • kemudian aduk-aduk bahan tersebut dan siap digunakan 

b. Daun Mimba
  • Siapkan daun mimba sebanyak 1 kg 
  • kemudian tumbuk hingga halus
  • rendam tumbukan daun tersebut dalam air 10 liter air selama semalam
  • aduk hingga rata dan saring dengan menggunakan kain
  • bahan siap disemprotkan ketanaman \
Catatan: Ada beberapa perlakukan khusus untuk menangani "nematoda puru akar" pada tanaman tembakau yaitu dengan cara menumbuk secara halus 5-10 gram biji nimba kemudian masukan kedalam setiap lubang tanaman tembakau.
Selain itu, untuk mengendalikan jamur fusarium dan sclerotium lakukan merendam bubuk 2-6 gram biji mimba yang ditumbuk sebelumnya hingga halus, kemudian campurkan dengan 1 liter air kemudian disaring dan semprotkan ke tanaman.

6. Srikaya dan Nona Sebrang

Srikaya selain buahnya memiliki rasa yang segar ternyata biji srikaya bisa dijadikan sebagai bahan pestisida organik, karena mengandung bahan "annonain dan resin" yang diyakini bisa menghambat dan mengendalikan perkembangan hama ulat dan hama penghisap.

Cara membuatnya:

  • Siapkan 15-25 gram biji srikaya 
  • kemudian tumbuk hingga halus
  • Rendam dalam 1 liter air dan bubuhi 1 gram detergen kemudian aduk hingga merata,
  • Diamkan selama semalam, kemudian saringlah bahan tersebut dengan menggunakan kain 
  • Cairan yang telah disaring telah menjadi pestisida organik yang siap digunakan.

7. Daun Gamal

Daun gamal merupakan bahan pestisida organik yang mengandung "tanin" dan efektif untuk mengendalikan ulat dan hama penghisap, namun dalam penggunaan nya khusus daun gamal ini harus lebih hati-hati terutama ketika tanaman hendak dipanen karena bersifat panas hingga bisa membakar tanaman.

Cara membuatnya:

  • Siapkan daun gamal 5-10 gram 
  • kemudian tumbuk hingga halus dan masukan kedalam 5-10 liter air,
  • Bubuhi dengan minyak tanah sebanyak 2 sendok dan 5 -10 gram detergen
  • Diamkan selama semalam kemudian saring,
  • Kini pestisida daun gamal sudah siap disemprotkan, namun dengan dosis dan takaran yang secukupnya.

8. Campuran Daun Mimba dan Umbi Gadung

Selain keduanya merupakan bahan pestisida nabati yang bisa diolah secara terpisah, kedua bahan ini bisa dijadikan bahan pestisida campuran, ini efektif digunakan untuk mengusir dan mengendalikan hama ulat dan hama penghisap.

Cara membuatnya:

  • Siapkan 1 kg daun mimba dan 2 buah umbi gadung yang beracun,
  • kemudian haluskan kedua bahan tersebut 
  • Masukan kedalam 20 liter air, 
  • Bubuhi detergen sebanyak 10 gram kemudian aduk hingga rata
  • Saring bahan tersebut kemudian bahan tersebut telah siap disemprotkan ketanaman

9. Serbuk Bunga Piretrum

Serbuk bunga piretrum efektif bisa mengendalikan ulat karena pada dasarnya bahan ini mengandung piretrin,

Cara  membuatnya:

  • Siapkan bahan berupa serbuk bunga piretrum sebanyak 25 gram kemudian larutkan kedalam air sebanyak 10 liter air,
  • Setelah itu bubuhi dengan 10 gram detergen aduk hingga merata
  • Diamkan selama semalam
  • Saring bahan tersebut dan cairannya telah siap dijadikan pestisida organik.

Untuk Tips lain cara membuat Pestisida Organik baca klik,  Cara membuat Pestisida Organik.

Anda menginginkan tinggi badan naik 3-15 cm? 
Kami punya solusi terbaik dengan menggunakan produk HERBAL tanpa efek samping tanpa khawatir berbahaya


Produk peninggi herbal yang terdiri dari Nutrient High Calcium Powder merupakan produk herbal yang direkomendasikan karena mengandung kalsium tinggi serta Zinc capsules bermanfaaat untuk keseimbangan metabolisme tubuh.

 peninggi badan terbaik
Post a Comment

Program Peninggi Badan

Program Peninggi Badan
Mau nambah tinggi 3-15 cm dalam 20 hari?