Cara Menanam Semangka Dengan Organik

Buah Semangka merupakan jenis buah-buahan favorit di Indonesia, selain rasanya yang segar buah semangka juga mudah ditanam, diberbagai tempat buah semangka bisa ditanam didataran rendah, hingga dataran tinggi, di pegunungan bahkan di pesisir pantai pun buah semangka bisa ditanam dengan baik dan menghasilkan buah semangka yang sangat manis. Dengan mudahnya ditanam siapapun bisa membudidayakan buah semangka, namun bukan berarti menanam buah semangka tidak memiliki aturan dan cara-cara agar menghasilkan buah yang optimal.

Saat ini banyak peneliti yang memodifikasi buah semangka, buah semangka kuning, semangka tanpa biji bahkan semangka kotak ataupun dengan bentuk sesuai keinginan sehingga dari tampilan buah itu sendiri sangat memikat. Dan saat ini juga dikembangkan buah jenis Hybrida, dengan kualitas yang sangat baik dan produktifitas buah yang cukup tinggi, ada beberapa nama diantaranya adalah: china dragon, redtop, triploit, new dragon, dan lain sebagainya. 

Berikut ini cara budidaya tanaman semangka dengan metode umum yang biasa dilakukan oleh petani indonesia, namun penekanannya adalah terhadap penggunaan pupuk dan pestisida organik dan meghindari pengguanaan bahan-bahan kimia yang berbahaya, ini mengacu pada cita-cita pertanian sebagai pertanian berkelanjutan.

cara menanam semangka

Cara Budidaya Tanaman Semangka


A. Pra Tanam

  • Mengenal karakter tanaman semangka.

Semangka cocok pada tipe tanah yang sedikit berpasir dengan drainase yang baik, lebih baik didataran rendah antara 0-550 meter diatas permukaan laut. Lokasi lahan tidak rimbun, artinya berada ditanah lapang yang tidak dinaungi dengan pohon-pohin tinggi, dikarenakan tanaman semangka membutuhkan pencahyaan yang baik.

  • Pengolahan Lahan

Lakukan pengolahan lahan dengan membajak lahan dengan mencangkulnya, kemudian membuat bedengan dengan lebar 2,5 m dan tinggi 30 cm dengan kedalaman parit 15 cm, artinya tambah kedalaman parit dari dataran lahan hingga 15 cm, kemudian lebar parit 20 cm.

Setelah itu, berikan pupuk dasar pada lahan berupa pupuk kandang atau pupuk kompos organik, dengan ukuran 20 ton untuk 1 ha lahan, sebarkan pupuk dan aduk secara merata, setelah itu diamkan lahan selama 3-4 hari.

  • Persemaian Bibit

Sebelum melakukan persemaian sebaiknya menentukan dulu jenis semangka yang akan ditanam, lakukan riset pasar, varietas apa yang sedang ddigemari dan diinginkan oleh pasar, jika sudah ditemukan dan ditentukan maka sebaiknya gunakan benih yang berkualitas, bersertifikat jika sesuai, dengan pasar mungkin jenis hybrida sangat disarankan. Semaikan benih pada polybag dari plastik jika sudah keluar kecambah, lakukan penanaman pada media yang sudah diseiapkan

B. Penanaman

Penanaman dilakukan dibedengan tanah dengan jarak tanam sekitar 50 cm ke tanaman lainnya ini bertujuan agar tanaman tidak berdekatan, karena semangka jenis tanaman merambat, sehingga jarak antar tanaman juga harus diperhatikan. 

Bibit yang ditanam adalah jika bibit berdaun 2 helai penuh atau kurang lebih berumur 20 hari dari masa persemaian, Tanam bibit ddalam lubang yang jangan terlalu dalam, kemudian siram dengan hati-hati.

  • Pemeliharaan.

Jika parit tergenang oleh air maka penyiraman diminimalisir, namun tetap harus dilakukan, agar tanaman tetap segar, Jika bedengan kering maka penyiraman bisa dilakukan 2 kali dalam sehari, pagi dan sore hari. Kemudian lakukan aplikasi pupuk susulan untuk kesuburan dan kebutuhan nutrisi tanaman, bisa menggunakan pupuk organik biasa ataupun menggunakan pupuk pelengkap cair. Teknik selanjutnya adalah menentukan 3 cabang daun yang terbaik kemudian sisanya bisa dipotong, arahkan jalur merambat tanaman ke bedengan

  • Pengendalian Hama

Tanaman semangka merupakan tanaman yang rentan diserang hama dan penyakit, hal ini bisa dicegah dengan melakukan pengendalian hama secara terjadwal, sehingga gejala-gejala hama ataupun penyakit segera terdeteksi dan tindakan penanggualangan bisa segera diputuskan, sehingga hama dan penyakit pun segera diatasi.

Berikut beberapa Hama dan Penyakit beserta cara mengatasinya. baca : Hama, Penyakit Tanaman Semangka dan cara Mengatasinya.

C. Panen Dan Pasca Panen.

Dalam menentukan panen juga harus melakukan riset pasar terlebih dahulu, buah sebesar apa yang diinginkan pasar saat itu. Biasanya tanaman semangka akan dipanen sekitar 70-100 hari setelah masa tanam, kemudian buah yang sudah dipanen letakan dengan hati-hati agar tidak pecah, kemudian sebelum diletakan tetempat yang sejuk dan teduh berikan alas berupa karung goni atau jerami, setelah itu tutup pula semangka dengan jerami hingga kemudian dijual ke pasar. 
Post a Comment